Translate

Rabu, 16 November 2016

Hujan dan sepotong rindu

Saat titik hujan mengunjungi bumi,
Mereka membawa kehidupan yang baru,
Meredakan panasnya mentari walau sesaat..
Aku menyukai hujan, tapi takut untuk menyentuhnya..
Mungkin karena hujan datangnya tidak sendiri,
Dia takkan meninggalkan setitik celahpun dari bagian diriku untuk merasakan kering. Terlalu basah pikirku.
Tapi ada hal yang kubenci dari sang hujan..
Dia selalu berhasil menguapkan kenangan yang tak ingin ku lihat. Rindu, kataku.
Hujan.. Bisakah kau datang tanpa membawa sepotong rindu ???

@noviawahidin

Selasa, 15 November 2016

Kaktus dan cinta

Tahukah kau bahwa kaktus itu penuh duri, dia tidak seperti tanaman lainnya yang bisa kalian sentuh sambil tersenyum bahagia
Namun dibalik bentuknya yang unik, ada banyak orang yang ingin memilikinya..
Begitupun dengan Cinta, sekalipun cinta kadang sangat menyakitkan,
Tapi cinta selalu punya cara untuk menarik peminatnya untuk kembali merasakannya lagi, lagi, dan lagi..

@noviawahidin

Jumat, 11 November 2016

Berdebukah engkau ?

Kepadamu masa lalu..
Hai apa kabar ?
Aku datang tidak untuk kembali,
Aku hanya ingin tahu bagaimana keadaan mu sekarang..
Berdebukah engkau ?
Aku akan melihatmu dari kejauhan
Seraya memastikan bahwa kau baik-baik saja..
Aku juga tidak pergi darimu, karena aku tahu kemanapun kaki melangkah akan selalu ada kamu di setiap jejaknya..
Hanya saja aku akan jarang melihatmu, karena aku terlalu sibuk melupakan semua tentangmu dan mengejar apa yang aku inginkan..
Kamu adalah sakit hati ku yang terparah..
Dan aku akan selalu menyimpanmu dalam ruang penggelapan, di sudut yg jauh dari pintu hati..
Sempat terpikirkan untuk membuangmu jauh, namun itu tidak bisa ku lakukan. Jiwa ini belum mampu melangkah meninggalkanmu.
Oh iya, aku baik-baik saja.. Meski harus tersiksa setiap hari, tp yakinlah aku akan baik-baik saja.


Jumat, 28 Oktober 2016

Sepucuk surat dari masa lalu

Ada sajak yang memisahkan pikiran.
Ada spasi yang memisahkan kata
Ada waktu yang memisahkan kehidupan
Ada jarak yang memisahkan seseorang..
Apakah ada sesuatu yg dapat memisahkan kita ?
Tentu ada.. Bahkan lebih banyak dari yang kita kira..
Tuhan memberikan kita cinta, dan suatu hari akan mengambilnya juga..
Setelah rasa itu hilang apa kita akan tetap bersama ?
Entah kita sedang berjuang untuk mempertahankan atau sedang menunda perpisahan.

Tak pernah ada yg tahu bagaimana kita memulai hubungan ini..
Tak ada yg tahu bagaimana kau meyakinkan ku tentang hubungan ini..
Tak ada yg tahu bagaimana komitmen itu kita buat..
Mereka pun tak tahu apa saja yg telah kita lewati selama ini..
Tidak ada yang lebih tahu selain kita berdua..
Mereka hanya penonton yg sedang menunggu hiburan untuk di tertawakan..
Biarkan aku mencintaimu dengan caraku, bukan dengan cara mereka..

Semuanya terasa indah, setiap pertengkaran yg kita lewati terasa lucu..
Namun tak pernah ku sangka, ternyata bagimu itu adalah suatu beban yg senantiasa membuatmu tertekan jika bersamaku.
Aku minta maaf.. Terima kasih karena sudah menyadarkanku..
Bahwa ternyata, jenuh itu memang telah lama hadir di antara kita..
Selama ini, aku saja yang bahagia, aku saja yg merasa berapi-api tentang masa depan bersamamu..
Maaf karena aku masih belum bisa menjadi apa yg kau mau..
Maaf karena aku tidak sesempurna apa yg kau pikirkan..
Bagaimanapun, aku adalah wanita..
Yang telah menyerahkan hatinya untuk orang yg dia sayangi..
Juga telah menyerahkan angan-angannya Tetang masa depan bersama orang yg aku sayangi..

Apa aku kecewa ?
Iya.. Sangat berat bagiku melewati semuanya..
Tetapi, inilah jalan yang terbaik untuk kita..
Percayalah padaku ini bukan salah mu..
Ini salahku, yang terlalu memaksakan perasaanku padamu..
Harusnya aku tahu diri agar tidak menjadi serakah,
mencintaimu diam-diam selama ini saja harusnya sudah lebih dari cukup bagiku..
Andai aku tahu bahwa sakitnya akan bertambah parah seperti ini,  Harusnya sejak awal tak perlu ku ungkapkan apa yg ku rasakan padamu..
Harusnya aku tak melangkah menjalani hubungan ini..
Padamu...
Masa lalu, ku titipkan sepotong kenangan yang enggan ku buang..
Namun tak jua ingin di ingat..
Padamu...
Masa lalu, ku simpan sebuah cerita tanpa akhir yang takkan hilang hingga kapanpun..
Dan padamu...
Masa lalu, ku serahkan sejengkal harapan yang tak kunjung usai dalam benakku..
Berharap suatu hari nanti, kita akan bahagia sesuai dengan apa yang kita inginkan..
Meski kita tak lagi bersama..
Percayalah.. Aku akan tetap menyimpan semua rasa dan cerita kita hingga aku mati..

Jadi jangan lupa untuk menyapaku jika kita bertemu juga tersenyumlah padaku..
Setidaknya dengan melihat itu akan tahu bahwa kamu baik-baik saja dan kamu bahagia tanpa aku..
Jangan gentar menghadiri acara jika aku ada di sana..
Maaf aku membuatmu jenuh dan lelah dengan semua tingkahku..
Kini saatnya kamu bahagia dengan keinginanmu, tanpa aku..

Aku hanya menyesali satu hal..
Aku bahagia jika bersamamu. Namun sebaliknya tidak untukmu..

Sepucuk surat dari masa lalu.
Sign
Me.

To
Kojo.